Akhir-akhir ini pemberitaan tentang klaim malaysia atas tari pendet bali rame banget, seluruh media menyoroti dengan tajam prilaku negara tetangga ini. Kasihan yaa ama Malaysia yang sampe ngaku-ngaku git! ehh indonesia juga patut dikasihani loh.. dimainin terus!
Indonesia ini seperti anak manja seorang juragan kaya, punya banyak warisan tapi nggak bisa diurus dengan bagus. Sukanya cuma berantem ama hiburan doang. Wajar saja jika Malaysia mencoba mngklaim dan mempopulerkannya.. lah wong birokrasi indonesia ajah nggak peduli ama budayanya sendiri !
coba kapan pemerintah bikin iklan kebudayaan macam malaysia?
coba tanyakan kenapa pemerintah Indonesia nggak berusaha mempatenkan budaya mereka sendiri?
Perusahaan penerbangan Indonesia yaitu GARUDA saja menawarkan film-film barat di layanan pesawatnya. Kenapa tidak menampilkan film-film pendek tentang budaya Indonesia? dengan begitu kan orang asing yang naik pesawat jadi tertarik.. lagian apa susahnya sih! sineas muda kita banyak kok yang bisa, lah festival film indie ajah bisa ratusan orang yg ikut.
Kalo sampe Tari Pendet dan beberapa kesenian lainnya bisa diklaim Malaysia, yang paling penting di pertanyakan adalah Apa tindakan yang sudah dilakukan pemerintah Indonesia biar budaya tersebut tidak bisa diklaim negara lain?
Akting Vincent Rompies sebagai bencong dan ari untung sebagai dancer mempunyai kekuatan tersendiri di Film ini, pokoknya bikin ngakak habeess daahh!. Kalo boleh merevisi pemainnya, gw mau Tora Sudiro digantiin sama desta, terus MC disko itu diganti Budi Anduk biar klop ama ari untungnya
Film ini menceritakan Alex (