Tips Keluarga

  • 08:05:27 am on September 7, 2007 | 25

    Untuk siapapun yang mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari ortu,kuncinya satu memaafkan , sehingga kedamaian ada pada hidup kita , jaman dulu sdh biasa ortu bertindak seperti itu , banyak faktor, salah satunya kemiskinan dan pendidikan yg rendah. Moga2 tulisan dibawah ini membawa kita semua, terutama yg mengalami hal2 buruk, setelah membaca e-mail ini ada damai dalam hidup kita, Amin.

    Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki-laki yang luar biasa, sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada Papanya, hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, pantas disebut anak yang luar biasa. Saking jarangnya seorang anak yang berbuat demikian, sehingga ketika Pemerintah China mendengar dan menyelidiki apa yang Zhang Da perbuat?maka merekapun memutuskan untuk menganugerahi penghargaan Negara yang Tinggi kepadanya.

    Zhang Da adalah salah satu dari sepuluh orang yang dinyatakan telah melakukan perbuatan yang luar biasa dari antara 1,4 milyar penduduk China. Tepatnya 27 Januari 2006 Pemerintah China, di Propinsi Jiangxu, kota Nanjing, serta disiarkan secara Nasional keseluruh pelosok negeri, memberikan penghargaan kepada 10 (sepuluh) orang yang luar biasa, salah satunya adalah Zhang Da. Mengikuti kisahnya di televisi, membuat saya ingin menuliskan cerita ini untuk melihat semangatnya yang luar biasa. Bagi saya Zhang Da sangat istimewa dan luar biasa karena ia termasuk 10 orang yang paling luar biasa di antara 1,4 milyar manusia. Atau lebih tepatnya ia adalah yang terbaik diantara 140 juta manusia. Tetapi jika kita melihat apa yang dilakukannya dimulai ketika ia berumur 10 tahun dan terus dia lakukan sampai sekarang (ia berumur 15 tahun), dan satu-satunya anak diantara 10 orang yang luarbiasa tersebut maka saya bisa katakan bahwa Zhang Da yang paling luar biasa di antara 1,4 milyar penduduk China.

    Pada waktu tahun 2001, Zhang Da ditinggal pergi oleh Mamanya yang sudah tidak tahan hidup menderita karena miskin dan karena suami yang sakit keras. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan. Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai.

    Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.

    Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan papanya.

    Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya. Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui. Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan. Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya.

    Hidup seperti ini ia jalani selama lima tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat. ZhangDa Merawat Papanya yang Sakit.

    Sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya. Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.

    Zhang Da menyuntik sendiri papanya.Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli. Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan injeksi/suntikan kepada pasiennya. Setelah ia rasa ia mampu,ia nekad untuk menyuntik papanya sendiri. Saya sungguh kagum, kalau anak kecil main dokter-dokteran dan suntikan itu sudah biasa. Tapi jika anak 10 tahun memberikan suntikan seperti layaknya suster atau dokter yang sudah biasa memberi injeksi saya baru tahu hanya Zhang Da. Orang bisa bilang apa yang dilakukannya adalah perbuatan nekad, sayapun berpendapat demikian. Namun jika kita bisa memahami kondisinya maka saya ingin katakan bahwa Zhang Da adalah anak cerdas yang kreatif dan mau belajar untuk mengatasi kesulitan yang sedang ada dalam hidup dan kehidupannya. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun,maka Zhang Da sudah trampil dan ahli menyuntik.

    > > Aku Mau Mama Kembali.

    Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, Pembawa Acara (MC) bertanya kepadanya, “Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu, berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah, besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, orang terkenal yang hadir. Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!” Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, “Sebut saja,

    mereka bisa membantumu” Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar iapun menjawab, “Aku Mau Mama Kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu Papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama Kembalilah!” demikian Zhang Da bicara dengan suara yang keras dan penuh harap.Saya bisa lihat banyak pemirsa menitikkan air mata karena terharu, saya pun tidak menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya, mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar

    ketika ia membutuhkan, melihat katabelece yang dipegangnya semua akan membantunya. Sungguh saya tidak mengerti, tapi yang saya tahu apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku Mau Mama Kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.Tidak semua orang bisa sekuat dan sehebat Zhang Da dalam mensiasati kesulitan hidup ini. Tapi setiap kita pastinya telah dikaruniai kemampuan dan kekuatan yg istimewa untuk menjalani ujian di dunia.Sehebat apapun ujian yg dihadapi pasti ada jalan keluarnya…ditiap-tiap kesulitan ada kemudahan dan Allah tidak akan menimpakan kesulitan diluar kemampuan umat-Nya. Jadi janganlah menyerah dengan keadaan, jika sekarang sedang kurang beruntung, sedang mengalami kekalahan…. bangkitlah! karena sesungguhnya kemenangan akan diberikan kepada siapa saja yg telah berusaha sekuat kemampuannya.

    thanks for cicilia………….

    About these ads
     

Comments

  • titi 9:22 am on 07/09/2007 | # | Reply

    What a story fis…aq sampe mau nangis…
    Thanks ya karena sudah berbagi cerita yang begitu menyentuh, mudah2an bisa jadi inspirasi bahwa sesulit apapun kehidupan yang harus kita jalani, yakinlah Allah sudah menyediakan jalan keluarnya…^_^

  • Mada Irawan 8:56 am on 08/09/2007 | # | Reply

    keren Friend….. bagus banget ceritanya…. gue kirain luh orang cuma bisa cenge-ngesan.. :) nggak tahunya bisa nemu,in cerita haru kayak gitu… (teguran bagus buat ibu-ibu yang menelantarkan anaknya)

  • eveline 3:24 pm on 01/08/2008 | # | Reply

    thx.. udah buat aku ngerti arti seorang mama dalam kehidupan aku

  • Adi Darma 9:48 am on 20/08/2008 | # | Reply

    thanks a lot for the true story. Satu lagi pelajaran gw petik dr cerita ini.

  • firman 4:35 pm on 10/04/2009 | # | Reply

    netes ni air mata ane…seberat apapun ni kehidupan tp kl dilandasi dngan ikhlas dan kebersamaan rasanya jd ringan…dan semua g’ bisa tergantikan oleh unsur material apapu…thank,s buat ceritanya…cerita ane buangets

  • dekade 5:48 am on 22/06/2009 | # | Reply

    air mata tergenang rasanya…

  • Dea Hendarto 7:56 am on 19/08/2009 | # | Reply

    Dea baca dLu ya.
    bLom bisa comment kLo bLom baca.
    kayaknya sicH SRUu… ya.

  • ^_^ tHe'RIDARTT'Pö3x ^_^ 6:24 pm on 26/08/2009 | # | Reply

    Düch crtax nyeNTuh bgeEd,,…!!! ridartt, sMpy terHru neiYch…. Bs mNjd kkwtn bwt z agr tgar dLM mgHdP c0ba’an yg dTng…!!

  • Leoni 5:25 am on 07/09/2009 | # | Reply

    Qt tau bahwa setiap org pasti punya kesulitannya masing2,dan mereka punya cr untk mengatasi mslhnya sndri, tp trkadang qt sering mengeluh trhdp cobaan yg d hadapi. Sy benar2 terharu dngan kisah anak ini.. Sungguh tegar dan tdk mudah menyerah.thx atas kisahnya,.

  • Nhopie 2:32 am on 09/03/2010 | # | Reply

    Critax kren bnged. . .q smpe mnitikkan air mata. . .

  • Desi 3:44 am on 08/05/2010 | # | Reply

    Anak yang HEBAT…., andai saja kita semua yang hidup ini bisa setegar dan sesabar Zhang da,,,,,,,,thanks sudah berbagi ceritanya….sangat mengnyentuh hati….

  • lucky 11:40 am on 25/06/2010 | # | Reply

    kehidupanku jauh berbeda saat mamaku gak ada lagi disampingku…satu hal yang membuat aku sedih.. saat aku tidak bisa memanggil apalagi mendengar suara mamaku lagi.. memang satu kata didalam hatiku yang selalu terucap.. “andai mama ada disini.. mama ada disampingku lagi..” than’x buat cerita diatas.. menyentuh…

  • Lilis 4:50 pm on 08/07/2010 | # | Reply

    Cerita iang hebbat. Sungguh dpt mnjadi sbuah m0tivasi buwad aq.
    Dya menc0nt0hkan pd qt, bhwa ksulitan aphapun dpt qta atasi.
    Dan allah memberi qta c0baan ,, krna allah tauw bhwa qta sanggup menghadapi c0baan ituw . . .
    Aq sangad salud dgn ketegaran zhang da. Dya tlah mbuktikan pd ibu na bhwa dya mampu . .
    N crita ni sukses buwad aq nangiz
    hikz . . . Hikz . . .

  • Ritha"thatha"Liliz 4:54 pm on 08/07/2010 | # | Reply

    This is st0ry after makes me s0 sad . . .

    Hikz . . . Hikz . . .

    Aq ingin bisa setegar zhang da . .

  • ikhaifha 6:12 am on 27/08/2010 | # | Reply

    Salut buat zhang da…. Moga apa yang kamu idamkan dapat terwujud

  • La Anip 4:51 pm on 28/09/2010 | # | Reply

    Zhang Da terjebak dl rindu ibu n kewajiban thd ayah = contoh ketegaran dl khiasan kehidupan umat manusia

  • cerah ceria 2:10 am on 07/10/2010 | # | Reply

    izin share ya… trims

  • kingo 3:32 am on 20/10/2010 | # | Reply

    gw diam2 netes air mata. krn lg rame dikantor. cerita yg sangat mengharukan. tks.

  • MR.Z 10:04 am on 23/10/2010 | # | Reply

    I am very touched to see these stories i hope to take the silver lining inthis story by all people and do not letour brothers abandoned hope fully younger sibling from the reader can take the wisdom of this story please start today we got hearts full of passion irreconcilable soothe the soul and work to help each other without any sense of hatred in the heart. Thank :MR.Z

  • d3zY 1:40 am on 02/11/2010 | # | Reply

    ih, Y amPun criTa’a sDih bngdd. . .
    Q KgUm ma Yg nMa’a Zhan9 da, dya tTap tEgar dLm mn9hdapi mSLah Yg ia hDpi..
    thanK’s

  • Dhika 3:27 am on 25/03/2011 | # | Reply

    I like this story, thank’s

  • roedi 1:34 pm on 24/05/2011 | # | Reply

    speacless………………….. Ibu adalah wanita yg paling hebat “love u mom”

  • Laikh 7:11 pm on 20/08/2011 | # | Reply

    harus di buat filmnya.. Pasti seru …

  • carlo 2:43 am on 14/09/2011 | # | Reply

    Kisah nyata ini pernah ditayangkan di trans dalam acara spotligth setelah acara hitam putih nya deddy corbuzier

  • caca 4:45 pm on 17/10/2011 | # | Reply

    hebat !!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: