jafis06
-
02:35:13 am on August 7, 2009 | # |
Hari ini pemerintah Amerika Serikat akan mengumumkan jumlah pengangguran di negeri tersebut. para pengamat memperkirakan bahwa tingkat penganggguran bulanan akan naik, kemungkinan dari 9,5 persen menjadi 9,6 persen.
Para investor di negeri Paman Sam merasa gelisah, karena dengan tingginya tingkat pengangguran akan berpengaruh pada tingkat belanja konsumen. Masyarakat Amerika Serikat akan berhemat untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dari dampak krisis ekonomi.
Bagaimana dengan Indonesia ?
Sampai sekarang Pemerintah Indonesia belum pernah mengumumkan jumlah pengangguran ini kepada publik. Hanya ketika PEMILU saja para politikus berorasi dengan lantangnya soal persentase pengangguran, dan sudah jelas diragukan kebenarannya.
Kenapa Pemerintah Indonesia tidak mengumumkan saja seperti US?
saya pikir Pemerintah kita malu bila dianggap tidak berhasil. Kalo di luar kan, masyarakat bisa diajak bersama2 memikirkan pemecahannya, tentu pemerintah memberikan berbagai kemudahan untuk yang berusaha…
Seharusnya Pemerintah harus terbuka kepada masyarakat tentang kondisi yang sebenarnya. Hal ini bisa memberikan dampak pendewasaan cara berpikir masyarakat kita, jangan dimanjakan dengan hal-hal yang manis saja.
Semoga ke depannya para petinggi di negeri ini berorientasi bagaimana cara mendidik pola pikir masyarakat, jangan sibuk membangun imej positif golongan sendiri saja..